Laman

Minggu, 28 Juni 2026

Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal 3 : nadzar nadzar dan sembelihan untuk kuburan kuburan termasuk kesyirikan yang besar

Silahkan simak dan download Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal 3 : nadzar nadzar dan sembelihan untuk kuburan kuburan termasuk kesyirikan yang besar. Harta adalah sesuatu yang berharga disisi orang yang berakal, maka apabila dicurahkan untuk kuburan kuburan maka ini menunjukkan keyakinan dia terhadap selain Alloh Ta'ala mampu memberikan manfaat atau bahaya, dan ini jelas suatu kesyirikan. Dan nadzar selain muncul dari sifat kikir juga mewajibkan sesuatu yang sebelumnya tidak wajib.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Siroh Nabawiyah. juz kedua. Fasal: sifat atau ciri yang tampak dari Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam. Diantaranya badannya tinggi, putih tapi tidak seperti kapur, rambut tidak keriting

Silahkan simak dan download Siroh Nabawiyah. juz kedua. Fasal: sifat atau ciri yang tampak dari Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam. Diantaranya badannya tinggi, putih tapi tidak seperti kapur, rambut tidak keriting, ubannya tidak lebih dari dua puluh, bulu matanya panjang, ada bulu yang lembut antara dada dan pusar, rambut kepala panjang kadang sampai pundak atau telinga, jalannya cepat, wajahnya bersinar seperti bulan purnama.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Rabu, 24 Juni 2026

Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 108 - 112

Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 108: tidak disukai makan sambil bersandar. Hadits no 745: Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam tidak makan sambil bersandar ke kanan atau ke kiri.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 108: tidak disukai makan sambil bersandar. Hadits no 746: Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam makan dengan posisi muq'iy yaitu menegakkan dua betisnya dan meletakkan pantat ke lantai. Selesai bab ini.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 109: disukai makan dengan tiga jari dan menjilat jari tangan. Hadits no 747: disukai menjilat jari tangan ketika makan. Hadits no 748: makan dengan tiga jari.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 109: disukai makan dengan tiga jari dan menjilat jari tangan. Hadits no 749: sunah untuk menjilat nampan. Hadits no 750: sunah untuk mengambil makanan yang jatuh.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 109: disukai makan dengan tiga jari dan menjilat jari tangan. Hadits no 751: bisa jadi sisa yang dinampan ada barokah nya.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 109: disukai makan dengan tiga jari dan menjilat jari tangan. Hadits no 752: diantara berkahnya makanan adalah bisa untuk membantu ibadah. Hadits no 753: mengusap jari tangan setelah makan ke kaki atau ke tangan. Selesai bab ini.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 110: memperbanyak orang yang ikut makan. Hadits no 754: makanan untuk dua orang yang mengenyangkan cukup bagu tiga orang untuk beraktivitas. Hadits no 755: maksud hadits tersebut anjuran untuk berbuat mulia dan qonaah.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 110: memperbanyak orang untuk makan dan larangan bernafas di cangkir serta mendahulukan yang kanan. Hadits no 756: larangan bernafas di cangkir. Hadits no 757: jangan minum sekali seperti onta yang bernafas di tempat minum.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 110: memperbanyak orang untuk makan dan larangan bernafas di cangkir serta mendahulukan yang kanan. hadits no 758: larangan minum sekali dan bernafas didalamnya, dikarenakan membuat kotor. Hadits no 759: mendahulukan yang kanan ketika memberikan minuman.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 111: adab ketika minum. Hadits no 760: boleh sedekah dengan air.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 112: makruh minum dari mulut ceret. Hadits no 761: larangan memotong mulut ceret. Hadits no 762: larangan minum dari mulut ceret.



Riyadhush Sholihin. Kitab 2: adab ketika makan. Bab 112: makruh minum dari mulut ceret. Hadits no 763: boleh mengambil berkah dari bekas Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam.



Selasa, 23 Juni 2026

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 2: pergaulan yang baik dengan istri

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 2: pergaulan yang baik dengan istri. 1. Hukuman yang berat bagi seseorang yang mendatangi istrinya dari duburnya.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 2: pergaulan yang baik dengan istri. 2. Diciptakan wanita dari tulang rusuk yang paling atas yang paling bengkok, jangan terlalu berharap untuk istri menjadi Istiqomah, apabila terlalu meluruskan akan menjadi patah yakni terjadi perceraian.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 2: pergaulan yang baik dengan istri. 3. Anjuran untuk masuk ke rumah setelah safar dengan memberitahukan kedatangan. Sejelek jelek seseorang yang menyebarkan hubungan jima' dia dengan istri dihadapan manusia.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 2: pergaulan yang baik dengan istri. 4. Hendaknya memberikan makanan untuk istri sebagai mana apa yang suami makan. boleh mendatangi istri dari duburnya kedalam kemaluannya.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 2: pergaulan yang baik dengan istri. 5. Doa yang diucapkan ketika akan berjima' maka syaithon tidak akan membuat murtad dengan izin Alloh. Apabila istri menolak berjima' maka malaikat melaknat nya. Apakah istri pelayan untuk suami, terjadi perselisihan diantara ulama tentang masalah ini.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 2: pergaulan yang baik dengan istri. 6. Laknat untuk orang yang menyambung rambut atau meminta disambung demikian juga mentato. Cara mentato dengan melukai kulit sampai keluar darah kemudian dimasukkan celak dan kapur sampai darah berubah menjadi hijau.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 2: pergaulan yang baik dengan istri. 7. Boleh nya menjima' istri dalam keadaan istri sedang menyusui. 'Azl yaitu mendatangi istri dalam keadaan air mani dikeluarkan di luar kemaluan istri, hukumnya adalah makruh.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 2: pergaulan yang baik dengan istri. 8. Ketika melakukan 'azl harus dengan izin istri. Boleh untuk mendatangi beberapa istri kemudian mandi sekali. Selesai bab ini.



Sabtu, 20 Juni 2026

Muqaddimah ushulut tafsir syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Fasal 3: dua jenis khilaf dalam hal tafsir, yaitu bisa jadi dari sisi Shohih atau tidak dalil atau penukilan tersebut, yang kedua khilaf dari sisi jalan jalan pengambilan dalil atau pengambilan hukum

Silahkan simak dan download Muqaddimah ushulut tafsir syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Fasal 3: dua jenis khilaf dalam hal tafsir, yaitu bisa jadi dari sisi Shohih atau tidak dalil atau penukilan tersebut, yang kedua khilaf dari sisi jalan jalan pengambilan dalil atau pengambilan hukum. Pembahasan tentang hadits Mursal yang kesimpulannya bahwa hadits Mursal (hadits yang berupa ucapan tabi'in mengatakan berkata Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam) apabila banyak jalannya dari berbeda arahnya maka bisa menjadi hujah atau dalil.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Khilyah tholibil 'ilmi/ perhiasan para penuntut ilmu . Lanjutan fasal pertama: adab penuntut ilmu terhadap dirinya. Lanjutan adab kelima: tawadhu'/ menjauhi sifat angkuh dan sombong

Silahkan simak dan download Khilyah tholibil 'ilmi/ perhiasan para penuntut ilmu . Lanjutan fasal pertama: adab penuntut ilmu terhadap dirinya. Lanjutan adab kelima: tawadhu'/ menjauhi sifat angkuh dan sombong. Terus menerus menjadikan diri sendiri untuk menempel dengan tanah yakni tawadhu', angkuhnya seseorang terhadap gurunya ataupun kepada orang yang lebih rendah adalah sombong. Ucapan ulama salaf untuk merendahkan diri sendiri bukan berarti berjelek sangka terhadap Alloh Ta'ala akan tetapi sebagai bentuk sifat tawadhu'.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Minggu, 14 Juni 2026

Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal 3: berciri atau berpakaian dengan ciri ciri kafir bisa menjadi kafir, kalimat ini perlu dirinci

Silahkan simak dan download Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal 3: berciri atau berpakaian dengan ciri ciri kafir bisa menjadi kafir, kalimat ini perlu dirinci, apabila dia memakai pakaian pendeta dan mengagungkan agama kristen maka bisa menjadi kafir, akan tetapi apabila dia memakai baju pemain sepak bola dia tidak ingin mengagungkan orang kafir maka dia telah bermaksiat dan tidak sampai kafir, karena hadits yang menyebutkan bahwa barangsiapa siapa yang mencontoh suatu kaum maka dia termasuk dari kaum tersebut.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Siroh Nabawiyah. Juz kedua. Fasal: lanjutan utusan utusan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam kepada para raja. Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam mengutus Amr bin 'ash rodhiyallohu 'anhu ke Mesir dan raja nya hampir masuk Islam

Silahkan simak dan download Siroh Nabawiyah. Juz kedua. Fasal: lanjutan utusan utusan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam kepada para raja. Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam mengutus Amr bin 'ash rodhiyallohu 'anhu ke Mesir dan raja nya hampir masuk Islam dan raja tersebut memberikan hadiah, demikian juga abu Musa Al Asy'ari dan Mu'adz bin Jabal rodhiyallohu 'anhuma ke Yaman maka masuk Islam para raja di Yaman dan orang orang Yaman secara umum.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Minggu, 07 Juni 2026

Khilyah tholibil 'ilmi/ perhiasan para penuntut ilmu. Lanjutan fasal pertama: adab penuntut ilmu terhadap dirinya

Silahkan simak dan download Khilyah tholibil 'ilmi/ perhiasan para penuntut ilmu. Lanjutan fasal pertama: adab penuntut ilmu terhadap dirinya. Lanjutan adab kelima : tawadhu'/ menjauhi sifat angkuh dan sombong. Para salaf sangat berhati hati dari kesombongan, diantaranya Amr bin Aswad Al ansy beliau setiap keluar dari masjid memegang tangan kiri dengan tangan kanannya karena takut tangannya bersifat munafik, yaitu dengan tangannya menunjukkan cara berjalan yang angkuh.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Muqaddimah ushulut tafsir syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Fasal 3: dua jenis khilaf dalam hal tafsir

Silahkan simak dan download Muqaddimah ushulut tafsir syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Fasal 3: dua jenis khilaf dalam hal tafsir, yaitu bisa jadi dari sisi Shohih atau tidak dalil atau penukilan tersebut, yang kedua khilaf dari sisi jalan jalan pengambilan dalil atau pengambilan hukum. Paling mengetahui dalam hal tafsir adalah ulama ulama yang ada di Mekah, kemudian ulama ulama yang ada di Kufah. Yang demikian karena murid murid Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma tinggal di Mekah seperti mujahid, demikian atho' bin Abi robah, thowus bin kaisan dan Sa'id bin Jubair. Adapun di Kufah tinggal padanya Abdulloh bin Mas'ud Radhiyallahu 'anhu demikian juga murid murid beliau. Kisah pertanyaan Kholifah Abdul Malik bin Marwan yang bertanya kepada imam az Zuhri ternyata yang memimpin ilmu adalah hampir semua para budak. Juga disebutkan bahwa manusia mengambil ilmu dari Hasan Al Basri yang dia seorang budak karena butuhnya manusia terhadap ilmunya dan tidak butuhnya Hasan Al Basri terhadap harta manusia

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Kamis, 04 Juni 2026

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 1. Kesetaraan dan memilih

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 1. Kesetaraan dan memilih. 1. Alkafa ah atau kesetaraan di dalam Islam adalah di dalam agama, jadi boleh orang yang kaya menikahi laki laki yang miskin, boleh orang arab menikah dengan selain Arab walaupun dia bekerja sebagai tukang membuat kain atau tukang bekam, bahkan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam menganjurkan seorang wanita yang biasa untuk menikah dengan tukang bekam.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 1. Kesetaraan dan memilih. 2. Seorang budak yang sudah dibebaskan boleh memilih untuk tetap dengan suaminya yang budak atau berpisah. Jenis orang arab memang mempunyai lebih afdhol dibanding orang selain Arab , mereka lebih faham dan lebih jelas dalam menjelaskan dari yang lainnya.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 1. Kesetaraan dan memilih. 3. Seseorang yang menikahi sepuluh wanita sebelum masuk Islam maka harus memilih empat orang. Pernikahan orang orang musyrikin adalah dianggap, bahkan pernikahan para shohabat rodhiyallohu 'anhum ketika masih musyrik kemudian masuk Islam maka tetap dianggap dan tidak ditanya tentang saksi dan sebagainya. Bahkan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam mengembalikan Zainab anak beliau kepada suaminya setelah enam tahun dan tidak diperbarui pernikahan tersebut.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 1. Kesetaraan dan memilih. 4. Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam tidak memperbaharui pernikahan para shohabat rodhiyallohu 'anhum yang sudah lebih dulu masuk Islam sebelum istri mereka, sebagai mana abu Sufyan rodhiyallohu 'anhu lebih dulu masuk Islam baru kemudian Hindun rodhiyallohu 'anha.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 1: kesetaraan dan memilih. 5. Apabila melihat aib atau cacat dari istri maka boleh berpisah dengan membayar mahar apabila terjadi jima'.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 1: kesetaraan dan memilih. 6. Apabila yang menjadi perantara pernikahan berbohong maka dia mengganti mahar .