Laman

Sabtu, 31 Oktober 2026

Khilyah tholibil 'ilmi/ perhiasan para penuntut ilmu. Fasal pertama: adab penuntut ilmu terhadap dirinya. Lanjutan perhiasan yang kesepuluh: menjauhi sifat bermewah-mewah

Kajian Ahad

Khilyah Tholibil Ilmi

Silahkan simak dan download

Khilyah tholibil 'ilmi/ perhiasan para penuntut ilmu. Fasal pertama: adab penuntut ilmu terhadap dirinya. Lanjutan perhiasan yang kesepuluh: menjauhi sifat bermewah-mewah. Pakaian yang dipakai ibaratnya sesuatu yang ada di dalam batin seseorang, hendaknya berpakaian yang dengan itu manusia suka terhadap apa yang ada di dalam diri orang tersebut. Pakaian bisa menunjukkan akal seseorang, demikian juga menjauhi pakaian yang menjadi ciri orang kafir. Manusia itu tabiatnya menyerupai satu dengan yang lain sebagai mana burung burung merpati yang berterbangan berkelompok dengan sejenisnya.

yang disampaikan oleh Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.
Audio Kajian

Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal 3: alasan mereka boleh membangun bangunan atau masjid di atas kuburan dengan adanya kuburan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam

Kajian Ahad

Tathhirul Itiqod

Silahkan simak dan download

Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal 3: alasan mereka boleh membangun bangunan atau masjid di atas kuburan dengan adanya kuburan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam yang diatasnya ada kubah yang besar yang diinfaqkan padanya harta yang banyak, maka jawabannya adalah bahwa ini adalah kebodohan yang besar karena bangunan nya bukan dari beliau juga bukan juga dari shohabatnya bukan juga dari para ulama, akan tetapi yang membangunnya adalah Saifudin qolawun bin Abdillah dari raja raja Mesir di tahun 678 Hijriyah. Syaikh bin baz mengatakan kerajaan Saudi tidak merubah karena takut fitnah dan takut ucapan orang orang yang bodoh bahwa kerajaan Saudi membenci Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam.

yang disampaikan oleh Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.
Audio Kajian

Sabtu, 24 Oktober 2026

Siroh Nabawiyah. Juz kedua. Fasal: tempat tempat yang pernah disinggahi Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam. Diantara nya negeri Syam

Kajian Ahad

Siroh Nabawiyah

Silahkan simak dan download

Siroh Nabawiyah. Juz kedua. Fasal: tempat tempat yang pernah disinggahi Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam. Diantara nya negeri Syam, diantara nya ketika Isro mi'raj, adapun hadits yang menyebutkan ketika Isro mi'raj bertemu dengan ya'juj dan ma'juj demikian juga sholat di kuburan Nabi Ibrohim 'alaihissalam demikian juga mendatangi dua kota yang ada di timur dan barat maka hadits nya adalah lemah.

yang disampaikan oleh Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.
Audio Kajian

Muqaddimah ushulut tafsir syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Fasal 3: dua jenis khilaf dalam hal tafsir yaitu bisa jadi dari sisi Shohih atau tidak dalil atau penukilan tersebut

Kajian Ahad

Muqaddimah ushulut tafsir

Silahkan simak dan download

Muqaddimah ushulut tafsir syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Fasal 3: dua jenis khilaf dalam hal tafsir yaitu bisa jadi dari sisi Shohih atau tidak dalil atau penukilan tersebut, yang kedua khilaf dari sisi jalan jalan pengambilan dalil atau pengambilan hukum. Jenis kedua dari sisi pengambilan dalil atau pengambilan hukum, maka hal ini terjadi banyak setelah kurun para shohabat dan tabiin dan setelah tabiin , yaitu ada dua macam, yang pertama yaitu suatu kaum atau kelompok yang sudah mempunyai keyakinan atau aqidah kemudian mereka membawa makna ayat Alquran ataupun hadits kepada apa yang dia yakini, seperti kelompok jabariyah atau qodariyah. Yang kedua adalah suatu kaum atau kelompok yang menafsirkan Al-Quran dengan sekedar ditinjau kepada sisi lafadh secara bahasa tanpa melihat siapa yang berbicara/ yakni Alloh Ta'ala, kemudian dari sisi kepada siapa diturunkan/ yakni Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam, kemudian siapa yang diajak bicara yaitu para shohabat, sebagai contoh kalimat, engkau adalah lelaki kecil, maka ini berbeda maknanya apabila dikatakan kepada anak kecil atau kepada orang orang yang terhormat.

yang disampaikan oleh Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.
Audio Kajian

Minggu, 18 Oktober 2026

Khilyah tholibil 'ilmi/ perhiasan para penuntut ilmu. Fasal pertama: adab penuntut ilmu terhadap dirinya. Perhiasan yang kesepuluh: menjauhi sifat bermewah-mewah

Kajian Ahad

Khilyah tholibil 'ilmi

Silahkan simak dan download

Khilyah tholibil 'ilmi/ perhiasan para penuntut ilmu. Fasal pertama: adab penuntut ilmu terhadap dirinya. Perhiasan yang kesepuluh: menjauhi sifat bermewah-mewah. Menjauhi sifat bermewah-mewah karena hadits abu Umamah iyyas bin tsa'labah alharisy rodhiyallohu 'anhu bahwa albadzadah atau kesederhanaan termasuk dari keimanan. Sebagai mana juga keadaan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam yang sangat sederhana.

yang disampaikan oleh Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.
Audio Kajian

Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal 3: diamnya seorang ulama bisa jadi karena takut terhadap nyawanya

Kajian Ahad

Tathhirul i'tiqod

Silahkan simak dan download

Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal 3: diamnya seorang ulama bisa jadi karena takut terhadap nyawanya, bisa jadi belum jelas hukum masalah tersebut disisinya, atau bisa jadi dia setuju terhadap masalah tersebut tetapi kemudian pendapat dia berubah dan tidak menyetujui masalah tersebut. Kesyirikan kadang kala muncul di waktu yang agak lama, bisa jadi awal nya hanya didatangi kuburan tersebut untuk didoakan dan istighfar untuk nya akan tetapi kemudian disembah oleh generasi berikutnya.

yang disampaikan oleh Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.
Audio Kajian

Jumat, 16 Oktober 2026

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitab: Talaq/ perceraian. Bab 4: 'iddah / masa menunggu, ihdad/ berkabung, istibrok/ kosongnya rahim

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitab: Talaq/ perceraian. Bab 4: 'iddah / masa menunggu, ihdad/ berkabung, istibrok/ kosongnya rahim.1. Hikmah 'iddah diantaranya adalah diketahui secara pasti bahwa perempuan tersebut tidak hamil, mengangkat kedudukan nikah, memanjangkan waktu ruju' mungkin dia menyesal atas talak tersebut, demikian juga agar suami ada waktu berpikir setelah dia mencerai, dll. Wanita yang melahirkan maka boleh langsung menikah tanpa menunggu.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitab: Talaq/perceraian. Bab 4: iddah/ masa menunggu, ihdad/ berkabung, 1. istibrok/ kosongnya rahim. Seseorang yang melakukan perzinaan maka 'iddahnya adalah sekali haid, karena dengan haid maka tidak ada janin dalam perutnya. Orang yang sudah ditalak tiga kali maka tidak ada nafkah dan tempat tinggal, adapun yang masih talak satu maka masih ada nafkah dan tempat tinggal karena masih dalam ikatan suaminya.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitab: Talaq/perceraian. Bab 4: Iddah/ masa menunggu, ihdad/ berkabung, istibrok/ kosongnya rahim. 2. Tidak boleh seorang wanita berkabung lebih dari tiga hari (karena meninggalnya orang dekat nya) kecuali atas meninggalnya suami dia maka boleh berkabung empat bulan sepuluh hari, juga tidak boleh berhias dan memakai minyak wangi.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitab: Talaq/ perceraian. Bab 4: iddah/masa menunggu, ihdad/ berkabung, istibrok/ kosongnya rahim. 3. Tidak boleh wanita yang meninggal suami nya untuk berhias, baik berupa menghiasi mata dengan celak dan semisalnya, demikian juga pakaian yang berwarna warni untuk berhias, demikian juga memakai minyak wangi dan menghias badan nya dll sebelum selesai empat bulan sepuluh hari.



# kitab_name: Bulughul Marom Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitab: Talaq/perceraian. Bab 4: Iddah/masa menunggu, ihdad/ berkabung, istibrok/ kosongnya rahim. 4. Tidak boleh seseorang yang ditinggal mati suaminya untuk bercelak walaupun untuk berobat, dan untuk dia mengambil obat yang lain yang bukan untuk berhias, adapun keluar untuk mencari nafkah karena keperluan yang tidak menyelisihi syari'at maka boleh, seperti memanen hasil kebun dan semisalnya.



# kitab_name: Bulughul Marom Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitab: Talaq/perceraian. Bab 4: Iddah/ masa menunggu, ihdad/ berkabung, istibrok/ kosongnya rahim. 5. Seorang wanita yang ditinggal mati suaminya untuk tinggal di rumah ketika suami nya masih hidup dan tidak boleh berpindah sampai menunggu empat bulan sepuluh hari atau kalau dia hamil maka sampai dia melahirkan, akan tetapi kalau ada keperluan yang mendesak seperti harus pindah dari rumah tersebut karena masih mengontrak maka dia boleh pindah ke tempat lain.