Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas. 1. Ghosob yaitu mengambil harta orang lain dengan dholim dan memaksa secara terang terangan. Orang yang didholimi boleh mendoakan tetapi sekedar sesuai kedholiman tersebut. Orang yang mengambil tanah orang lain walaupun satu jengkal maka akan digantungkan di leher nya tujuh lapis tanah.
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas. 2. Aisyah Radhiallahu 'Anha karena cemburu memecahkan nampan yang dimiliki oleh Zainab binti jahsyi rodhiyallohu 'anha kemudian Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam mengganti nampan tersebut dan nampan yang rusak beliau ambil. Mengganti barang yang dirusak bisa dengan harga barang tersebut atau mengganti dengan barang tersebut semisalnya.
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas. 3. Apabila seseorang menggarap tanah orang lain tanpa izin maka orang yang menggarap tidak ada hak untuk mengambil hasilnya, dan penggarap berhak mendapatkan biaya penanaman tersebut, hal ini tentu saja apabila menguntungkan. Tidak ada untuk keringat orang yang dholim mendapatkan hak, apabila dia disuruh oleh pemilik tanah untuk membongkar rumah dia maka hendaknya dia membongkarnya.
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas. 4. Sesungguhnya darah dan harta seorang muslim adalah terhormat sebagai mana kehormatan Mekah. seseorang yang dicuri barangnya maka boleh dia untuk mengqishos yakni mengambil harta orang yang mencuri dengan semisalnya. Apabila orang membuat sumur di tanah orang lain kemudian pemilik tanah meminta untuk menimbun nya maka wajib bagi orang tersebut untuk menimbun nya. Selesai bab ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar