Laman

Selasa, 21 Juli 2026

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 4: walimah/ hidangan pernikahan

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 4: walimah/ hidangan pernikahan. 1. Sunah walimah dengan menyembelih kambing dan boleh dengan roti, mendoakan keberkahan untuk orang yang menikah , boleh mahar dengan nawah emas yakni sekitar emas seharga lima ratus ribuan.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 4: walimah/ hidangan pernikahan. 2. Sejelek jelek walimah adalah yang dipanggil orang orang kaya sedangkan orang miskin tidak dipanggil. Hukum untuk melaksanakan walimah adalah sunah. Hukum menghadiri walimatul 'ursy / undangan pernikahan adalah wajib kecuali ada hal hal yang mungkar seperti musik, minuman keras ataupun tidak mengundang orang miskin dan hanya mengundang orang kaya.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 4: walimah/ hidangan pernikahan. 3. Adapun undangan selain pernikahan maka mendatangi nya hukumnya sunah, apabila dia berpuasa maka boleh tidak makan akan tetapi hendaknya mendoakan. Apabila melakukan acara pernikahan untuk sum'ah yakni untuk disanjung maka Alloh Ta'ala akan menampakkan kesalahan dia.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 4: walimah/ hidangan pernikahan. 4. Boleh walimah dengan dua kilo gandum saja, demikian juga boleh dengan sekedar kurma , keju dan mentega. Di dalam walimah ada menampakkan kegembiraan dan mengumumkan pernikahannya serta saling menyampaikan informasi.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 4: walimah/ hidangan pernikahan. 5. Apabila ada yang memanggi walimah l dua orang maka yang didahulukan adalah yang lebih dekat dengan rumah kita, akan tetapi apabila salah satunya lebih dahulu mengundang maka dia didahulukan walaupun lebih jauh. Afdhol nya untuk makan dengan tidak bersandar.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Kitabun nikah. Bab 4: walimah/ hidangan pernikahan. 6. Adab adab ketika makan diantaranya membaca bismillah , dengan tangan kanan, makan jangan di tengah nampan atau piring, baik sendirian atau berjamaah karena barokah turun di tengah piring atau nampan. Jangan mencela makanan yang telah dibuat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar