Laman

Minggu, 14 Desember 2025

Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal ketiga: apabila ada yang mengatakan bahwa mereka itu tidak tahu kalau telah terjatuh kepada kesyirikan terhadap apa yang mereka lakukan

Silahkan simak dan download Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad/ pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal ketiga: apabila ada yang mengatakan bahwa mereka itu tidak tahu kalau telah terjatuh kepada kesyirikan terhadap apa yang mereka lakukan. Jawaban nya: telah lantang para ahlul fiqih di dalam buku mereka pembahasan tentang hukum murtad bahwa sesungguhnya seseorang yang mengucapkan kalimat kekufuran maka dia dikafirkan walaupun tidak bermaksud maknanya. Walaupun jawaban imam ash shon'any ini ada rincian bahwa apabila orang tersebut mengucapkan karena dipaksa atau salah berbicara atau karena mengigau atau dalam keadaan mabuk dan semisalnya, dan masih ada perincian serta penjelasan penting berikutnya.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Jumat, 12 Desember 2025

Riyadhush Sholihin. Bab 82: anjuran untuk penguasa dan hakim agar mencari pembantu yang Sholeh & Bab 83 larangan memberikan kepemimpinan bagi orang yang meminta hal tersebut

Riyadhush Sholihin. Bab 82: anjuran untuk penguasa dan hakim agar mencari pembantu yang Sholeh. Ayat yang berkaitan dengan bab ini.



Riyadhush Sholihin. Bab 82: anjuran untuk penguasa dan hakim agar mencari pembantu yang Sholeh. Hadits no 677: tidaklah ada seorang Kholifah kecuali ada padanya dua teman dekat, yang satu mengajak kebaikan dan yang lain mengajak pada kejelekan. Hadits no 678: apabila Alloh Ta'ala kehendaki kebaikan bagi seorang pemimpin maka diberikan kepada dia menteri yang baik. Selesai bab ini.



Riyadhush Sholihin. Bab 83: larangan memberikan kepemimpinan bagi orang yang meminta hal tersebut. Hadits no 679: kami tidak memberikan kepengurusan bagi orang yang meminta nya atau bersungguh sungguh untuk mendapatkan nya. Selesai bab ini.



Rabu, 10 Desember 2025

Riyadhush Sholihin. Bab 81: larangan untuk meminta menjadi pemimpin

Riyadhush Sholihin. Bab 81: larangan untuk meminta menjadi pemimpin. Ayat-ayat yang berkaitan dengan bab ini.



Riyadhush Sholihin. Bab 81: larangan untuk meminta menjadi pemimpin. Hadits no 673: apabila diberikan kepemimpinan tanpa meminta maka akan ditolong. Hadits no 674: Nasehat untuk abu Dzar Al-Ghifari rodhiyallohu 'anhu untuk tidak menjadi pemimpin.



Riyadhush Sholihin. Bab 81: larangan untuk meminta menjadi pemimpin. Hadits no 675: kepemimpinan bisa menjadi kehinaan dan penyesalan pada hari kiamat. Hadits no 676: akan datang suatu zaman manusia berebutan menjadi pemimpin. Selesai bab ini.



Selasa, 09 Desember 2025

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 13: assyuf'ah atau hak istimewa untuk membeli

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 13: assyuf'ah atau hak istimewa untuk membeli. 1. Assyuf'ah sangat penting karena Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam memutuskan untuk assyuf'ah untuk segala sesuatu yang belum dibagi bagi apabila sudah ditentukan batas batas nya dan diatur jalannya maka tidak ada assyuf'ah. Contoh Assyuf'ah terjadi untuk tanah , rumah ataupun kebun apabila terjadi persekutuan.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 13: assyuf'ah atau hak istimewa untuk membeli. 2. Tetangga lebih berhak untuk membeli karena kedekatannya, dan ini sangat penting, yakni apabila seseorang ingin menjual rumah misalnya, maka sepantasnya untuk menawarkan kepada tetangga nya karena boleh jadi apabila dibeli rumah tersebut ternyata pembeli nya tidak suka dengan tetangga tersebut sehingga menimbulkan bahaya kepada tetangga nya, dan ini termasuk bentuk memuliakan tetangga.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 13: Assyuf'ah atau hak istimewa untuk membeli. 3. Tetangga lebih berhak dengan assyuf'ah tetangganya, ditunggu padanya bahkan apabila tetangga itu pergi ditunggu sampai pulang, khususnya apabila barang tersebut dimiliki oleh dua orang atau lebih, maka wajib menunggu sekutunya tersebut bahkan kalau sudah terjual wajib dikembalikan lagi barang tersebut kecuali kalau sudah meridhoi. Selesai bab ini.



Minggu, 07 Desember 2025

Khilyah tholibil 'ilmi/ perhiasan penuntut ilmu. Pembukaan: buku ini membahas tentang masalah adab secara umum bagi para penuntut ilmu untuk menempuh jalan mencari ilmu syari'ah

Silahkan simak dan download Khilyah tholibil 'ilmi/  perhiasan penuntut ilmu. Pembukaan: buku ini membahas tentang masalah adab secara umum bagi para penuntut ilmu untuk menempuh jalan mencari ilmu syari'ah. Pembahasan tentang afdhol nya belajar di masjid, bahkan disebutkan adanya majelis ilmu khalaqoh atau kumpulan majelis ilmu tentang adab pencari ilmu di masjid Nabawi . Disebutkan oleh Ibnu Rajab dari perkataan imam Malik tentang bid'ah nya membaca Alquran secara bersama sama setelah sholat shubuh dan yang benar untuk sendiri sendiri.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Muqaddimah ushulut tafsir syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Fasal tentang perbedaan pendapat di kalangan salaf adalah khilaf yang tidak saling bertentangan

Silahkan simak dan download Muqaddimah ushulut tafsir syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Fasal tentang perbedaan pendapat di kalangan salaf adalah khilaf yang tidak saling bertentangan. Masih lanjutan jenis yang ketiga yaitu suatu lafadh yang memungkinkan menunjukkan dua perkara, yakni bisa dimasukkan padanya setiap maknanya atau tidak bisa dimasukkan padanya setiap maknanya. Adapun contoh yang tidak bisa dimasukkan pada setiap maknanya (tidak bisa digabungkan) seperti lafadh hadits "man rooha fii sa'atil uulaa" barang siapa yang berangkat di waktu yang pertama, yakni yang berangkat pagi-pagi ke masjid di hari Jum'at untuk sholat Jum'at, maka lafadh rooha bisa berarti berangkat setelah waktu zawal / tergelincir matahari (setelah adzan dhuhur) atau maknanya berjalan secara umum, maka disini tidak bisa digabungkan, jadi yang benar adalah berjalan atau berangkat di pagi hari.

yang disampaikan oleh  Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.



Senin, 01 Desember 2025

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas

Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas. 1. Ghosob yaitu mengambil harta orang lain dengan dholim dan memaksa secara terang terangan. Orang yang didholimi boleh mendoakan tetapi sekedar sesuai kedholiman tersebut. Orang yang mengambil tanah orang lain walaupun satu jengkal maka akan digantungkan di leher nya tujuh lapis tanah.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas. 2. Aisyah Radhiallahu 'Anha karena cemburu memecahkan nampan yang dimiliki oleh Zainab binti jahsyi rodhiyallohu 'anha kemudian Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam mengganti nampan tersebut dan nampan yang rusak beliau ambil. Mengganti barang yang dirusak bisa dengan harga barang tersebut atau mengganti dengan barang tersebut semisalnya.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas. 3. Apabila seseorang menggarap tanah orang lain tanpa izin maka orang yang menggarap tidak ada hak untuk mengambil hasilnya, dan penggarap berhak mendapatkan biaya penanaman tersebut, hal ini tentu saja apabila menguntungkan. Tidak ada untuk keringat orang yang dholim mendapatkan hak, apabila dia disuruh oleh pemilik tanah untuk membongkar rumah dia maka hendaknya dia membongkarnya.



Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 12: alghoshob atau merampas. 4. Sesungguhnya darah dan harta seorang muslim adalah terhormat sebagai mana kehormatan Mekah. seseorang yang dicuri barangnya maka boleh dia untuk mengqishos yakni mengambil harta orang yang mencuri dengan semisalnya. Apabila orang membuat sumur di tanah orang lain kemudian pemilik tanah meminta untuk menimbun nya maka wajib bagi orang tersebut untuk menimbun nya. Selesai bab ini.